Kalau kamu tertarik ikut lomba di bidang bisnis, pasti kamu sering mendengar istilah Business Plan Competition dan Business Case Competition, ya gak nih?
Sekilas, keduanya memang mirip: sama-sama ngomongin tentang ide, bisnis, dan strategi. Tapi sebenarnya kedua jenis lomba ini memiliki perbedaan yang mendasar, baik dari bentuk perlombaan, tujuan, maupun skill yang dibutuhkan dalam lomba.
Nah untuk kamu yang saat ini masih bingung apa perbedaan antara keduanya, yuk simak artikel ini sampai bawah.

Pengertian Dasar
Business Plan Competition (sering disingkat sebagai BPC / lomba bisplan) adalah sebuah kompetisi yang pesertanya diminta untuk membuat rencana bisnis dari nol. Kamu dan timmu akan berperan sebagai founder dari sebuah bisnis baru yang tentunya disertai dengan analisis pasar, perencanaan keuangan, strategi pemasaran, hingga potensi keberlanjutan bisnis tersebut.
Tujuan utama BPC adalah untuk mengasah kemampuan berpikir kreatif, inovatif, dan perencanaan bisnis jangka panjang. Biasanya, peserta juga akan diminta membuat proposal bisnis dan mempresentasikannya di depan dewan juri seperti melakukan pitching ke investor sungguhan.
Sementara itu, Business Case Competition (BCC) adalah lomba yang menantang peserta untuk menyelesaikan masalah yang real dari suatu perusahaan atau industri.
Dalam BCC, kamu nggak perlu bikin bisnis baru. Sebaliknya, kamu akan diberikan “business case”, yaitu studi kasus berisi kondisi perusahaan, tantangan bisnis, dan data-data tertentu dari suatu perusahaan yang nyata. Tugasmu adalah menganalisis permasalahan dan menawarkan solusi terbaik yang aplikatif bagi perusahaan tersebut.
Jadi singkatnya,
BPC : buat ide bisnis dari awal
BCC : memecahkan masalah bisnis nyata dari suatu perusahaan
Dapatkan info update lomba Business Plan & Business Case terbaru!
Follow @lombabisnisplan di InstagramFokus dan Tujuan Kompetisi
Business Plan Competition berfokus pada kreativitas dan inovasi ide bisnis.
Dewan juri akan menilai seberapa menarik ide yang kamu dan timmu buat, seberapa realistis rencana pelaksanaannya (apakah idenya masuk akal?), dan seberapa besar peluang bisnis itu bisa berhasil di dunia nyata.
Biasanya, aspek yang dinilai meliputi:
- Keunikan ide
- Potensi pasar
- Strategi marketing
- Struktur keuangan dan profitabilitas
- Dampak sosial atau keberlanjutan
Sementara itu, Business Case Competition lebih fokus pada analisis dan problem-solving.
Kamu dituntut untuk memahami konteks bisnis, memahami permasalahan yang ada, menganalisis data, dan mengusulkan solusi strategis yang masuk akal dan terukur.
Aspek penilaiannya meliputi:
- Kedalaman analisis
- Ketepatan solusi
- Implementasi strategi
- Kemampuan presentasi dan argumentasi
Jadi kalau BPC menilai kemampuan menciptakan ide baru, BCC lebih menilai kemampuan berpikir kritis dan strategis dalam memecahkan masalah nyata.
Baca juga: Tips Sakti Menang Lomba Business Plan
Output yang Dihasilkan
Perbedaan paling mencolok antara BPC dan BCC terlihat di hasil akhir atau output-nya.
Kalau kamu ikut BPC, kamu mungkin akan membuat bisnis baru seperti “aplikasi jual-beli makanan sehat” atau “produk skincare ramah lingkungan”.
Sementara kalau ikut BCC, kamu bisa jadi diminta mencari solusi untuk kasus seperti “kenapa penjualan produk A menurun di triwulan ini” atau “bagaimana meningkatkan efisiensi biaya operasional perusahaan X”.
Jadi, Business Plan Competition memiliki output yang berupa:
- Proposal rencana bisnis (Business Plan Document)
- Pitch deck atau presentasi ide bisnis
- Kadang juga dilengkapi prototype produk dan BMC (business model canvas)
Sedangkan pada Business Case Competition, hasil akhirnya berupa:
- Laporan analisis kasus
- Rekomendasi solusi (bisa dalam bentuk strategi marketing, efisiensi operasional, rebranding, dll)
- Presentasi solusi kepada juri (kadang dari pihak perusahaan sponsor)
Peserta dan Latar Belakang yang Cocok
Kedua jenis lomba ini cocok bagi kamu, baik siswa maupun mahasiswa yang tertarik di bidang bisnis, manajemen, dan kewirausahaan. Tapi ada perbedaan karakter peserta yang biasanya lebih cocok di masing-masing lomba, apa itu?
Business Plan Competition cocok untuk kamu yang:
- Suka berimajinasi dan berpikir kreatif
- Punya ide bisnis unik dan ingin mengembangkannya
- Senang membuat perencanaan dan desain produk
- Tertarik menjadi entrepreneur
Business Case Competition cocok untuk kamu yang:
- Suka menganalisis data dan berpikir logis
- Punya kemampuan problem solving yang kuat
- Tertarik di bidang manajemen, konsultan, atau analis bisnis
- Suka bekerja dengan data dan fakta nyata
Dengan kata lain, kalau kamu tipe pemimpi dan inovator, BPC cocok banget buatmu.
Tapi kalau kamu tipe analis dan pemecah masalah, BCC adalah ajang yang oke buat kamu coba.
Contoh Lomba Business Plan dan Business Case


Dapatkan info update lomba Business Plan & Business Case terbaru!
Follow @lombabisnisplan di InstagramKesimpulan
Mana yang cocok buat kamu?
Kalau kamu ingin belajar menjadi entrepreneur sejati, punya ide bisnis sendiri, dan melatih kemampuan pitching ke investor, Business Plan Competition adalah pilihan lomba yang cocok untuk kamu coba.
Tapi kalau kamu ingin mengasah kemampuan analisis, berpikir strategis, dan ingin tahu cara kerja bisnis nyata, Business Case Competition wajib kamu coba.
Keduanya sama-sama bermanfaat dan bisa menambah pengalaman berharga, terutama buat kamu yang mau melanjutkan studi bisnis, manajemen, atau ekonomi secara umum.
Follow @lombasma dan @lombabisnisplan untuk dapatkan info lomba business plan dan business case terbaru dan paling update. Semoga artikel ini dapat membantu kamu yang masih kebingungan tentang perbedaan antara BPC dan BCC. Sukses selalu!
